“Perencanaan kami rescheduling, ada yang mundur-mundur sedikitlah,” tutur Direktur Utama AP II Budi Karya Sumadi usai menghadiri Deloitte Business and Economic Forum di Jakarta, Selasa (24/11).
Budi menyebut dana PMN sedianya akan digunakan perseroan untuk membiayai pengembangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang seperti menyelesaikan Terminal 3 Ultimate, landasan pacu III, dan east cross taxi way di bandara tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Dari diskusi kami dengan pemerintah dan DPR, kami dapat prioritas PMN 2016 itu. Tapi lihat saja nanti,” ujarnya.
“Setiap tahun capex kami kurang lebih Rp 5 triliun. Dari internal bisa cover katakanlah Rp 2 triliun sehingga paling tidak kami butuh kurang lebih Rp 3 triliun dari bank-bank dan sebagainya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Budi mengungkapkan pada 10 Desember 2015 ini perseroan akan menarik pinjaman dari beberapa bank pelat merah senilai lebih dari Rp 1 triliun. (gen)