Pramono menjelaskan, dalam rapat terbatas pada Senin (4/1) sore, Presiden Joko Widodo (JOkowi) telah memberi pengarahan kepada jajaran menteri terkait, Direktur Utama PT Wijaya Kusuma Tbk (Wika) Bintang Perbowo, Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.
"Presiden menekankan untuk perizinan segera terselesaikan, dengan harapan mudah-mudahan tanggal 21 Januari telah bisa dilakukan groundbreaking," ujar Pramono di Istana Kepresidenan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi ada usulan dari Gubernur Jawa Barat agar ini diintegrasi di Bandung Raya, maka untuk LRT tidak hanya di Kota Bandung, walaupun tahap awalnya hanya di Kota Bandung, tetapi secara menyeluruh untuk Bandung Raya," katanya.
Sementara itu, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku optimistis pada akhir 2018 proyek ini bisa diselesaikan dan pada semester I tahun 2019 operasional penggunaan awal bisa dilakukan.
"Mudah-mudahan di time-frame itu kita bisa menghadirkan perubahan. Kami di Bandung sangat menyambut baik dan meminta media menyampaikan bahwa ini justru untuk mengurangi kemacetan, mengubah persepsi orang dari kendaraan pribadi menjadi kendaraan umum, kereta cepat," ujar Ridwan. (gen)