Dikutip dari Reuters, harga minyak mentah acuan Amerika, West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan pada US$31,34 per barel pada hari Selasa dini hari tadi. Angka itu turun US$7 sen dari posisi harga terakhir WTI dan hampir 19 persen lebih rendah dibandingkan posisi awal tahun. Reuters mencatat harga WTI anjlok lebih dari 70 persen sejak krisis harga minyak dimulai pada pertengahan 2014.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sekarang mengharapkan Brent dan WTI rata-rata US$37 per barel pada 2016, turun dari perkiraan kami sebelumnya masing-masing sebesar US$60 dan US$56," tambahnya.
"Harga minyak digerakkan hampir seluruhnya oleh arus keuangan yang disebabkan oleh fluktuasi harga aset lainnya, termasuk dolar dan pasar ekuitas," kata Standard Chartered dikutip dari Reuters.
"Kami pikir harga bisa jatuh serendah US$10 per barel meski sebagian besar manajer keuangan di pasar mengakui bahwa hal itu terlalu berlebihan,” tambahnya. (gen)