"Pekan kedua Kami memberi perhatian kepada komoditas hortikultura, khususnya cabai dan bawang merah," kata Gubernur BI Agus Martowardojo di kawasan Gedung DPR, Jakarta, Senin malam (18/1).
Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS), harga komoditas cabai dan bawang merah sendiri sudah mengalami kenaikan sejak Desember 2015. Penaikan harga bahan makanan sendiri mengalami pelonjakan akibaat terkendalanya pasokan dari sentra-sentra produksi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami juga sekarang ini sudah koordinasi dengan pemerintah atau yang kami dalami adalah tentang ketersediaan jagung," ujarnya.
Selain itu, Agus juga menilai jika impor jagung belum akan dilakukan segera, sementara ketersediaan pasokan jagung dalam negeri tidak memadai, akan turut mengerek harga telur dan daging ayam.
Jika melihat Januari 2015, indeks harga konsumen justeru tercatat deflasi sebesar 0,24 persen, yang dipicu penurunan harga jasa transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan. Kontribusi ketiga kelompok tersebut minus hingga 4,04 persen, karena penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). (dim/dim)