Hal ini dilakukan menyusul penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI-rate dari 7,5 persen menjadi 7,25 persen awal 2016.
“Bunga (kredit) SME bulan depan turun 0,25 persen,” tutur Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (29/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini mengingat kondisi likuditas perbankan bulan ini relatif lebih longgar dibandingkan Desember 2015.
“Bunga deposito kita sudah paling murah, kita 5,25 – 5,75 persen. Sementara sekarang (likuiditas) Januari agak mulai longgar. Salah satu indikasinya adalah swap rate. Swap rate itu dulu sempat 12 persen, 11 persen, sekarang tinggal 4-5 persen,” ujarnya.
Mengutip situs resmi BCA, Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) kredit retail BCA per 31 Desember 2015 tercatat berada di angka 11,5 persen.
Sedangkan untuk SBDK kredit korporasi tercatat berada di posisi 10,25 persen, kredit pemilikan rumah (KPR) sekitar 10,25 persen, dan kredit konsumsi non-KPR sebesar 8,63 persen. (dim/gen)