4W Deputy Managing Director SIS Davy Tuilan beralasan segmen Low MPV masih digemari melihat kontribusinya yang tinggi terhadap penjualan mobil nasional. Melihat data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan segmen Low MPV tercatat sebesar 254.639 unit, atau mengambil proporsi 25,12 persen dari total penjualan wholesale sebesar 1.013.291 unit sepanjang 2015.
"Karena pangsa pasarnya masih besar, jadi kami harap bisa menggarap lebih pasar Low MPV dan masih mengandalkan Ertiga," ujar Davy saat ditemui di Jakarta, Selasa (2/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melihat data Gaikindo, pangsa pasar Suzuki Ertiga tercatat sebesar 12,05 persen dengan penjualan 30.693 unit. Sementara segmen ini dikuasai oleh Toyota Avanza (50,74 persen), Honda Mobilio (16,86 persen), dan Daihatsu Xenia (14,24 persen).
Alih Fokus
Kendati masih fokus di segmen Low MPV, tak menutup kemungkinan nantinya perusahaan akan ikut menggarap pasar SUV seperti perusahaan lain jika potensinya terbuka lebar. Apalagi Davy juga mengakui pasar SUV tahun ini sangat prospektif.
Segmen SUV milik Suzuki diwakili oleh Suzuki Grand Vitara kapasitas 2,4 liter dengan total penjualan 145 unit sepanjang 2015. Angka itu masih sangat kecil dibandingkan pemain utama seperti Toyota Fortuner dengan angka penjualan 26.422 unit atau Honda CR-V dengan penjualan 10.750 unit.
"Ada kemungkinan mengarah ke sana (menggarap pasar SUV), tapi sampai saat ini kami masih akan garap Low MPV dulu," ujarnya.
Sebagai informasi, beberapa prinsipal mulai serius menggarap pasar SUV dan Low SUV di tahun ini setelah adanya kenaikan penjualan sebesar 20,95 persen dari 107.070 unit ke angka 129.503 unit di tahun lalu.
Sejak awal tahun ini, Honda telah meluncurkan generasi baru CR-V, sedangkan Toyota dan Mitsubishi masing-masing telah meluncurkan generasi baru Fortuner dan Pajero.