Direktur Utama Graha Layar Prima Bernard Sondakh melaporkan rencana tersebut dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia. Perseroan berencana untuk melepas sebanyak-banyaknya 110 ribu Saham Kelas C dengan nilai nominal Rp100.
“Dengan dilaksanakannya penambahan modal melalui Penawaran Umum Terbatas I dalam jumlah sebanyak-banyaknya 110 ribu Saham Kelas C dengan nilai nominal Rp 100, Perseroan akan memperoleh dana tambahan sebesar maksimum Rp850 miliar,” tulis manajemen, Rabu (3/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Manajemen menyatakan, dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Terbatas I ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi saham, akan digunakan untuk melunasi hutang yang dimiliki oleh Perseroan maksimum sejumlah Rp250 miliar.
Beban pokok penjualan dan pendapatan juga tercatat naik 12,43 persen menjadi Rp115,66 miliar dari Rp102,87 miliar. Sementara itu, beban usaha yang terdiri dari beban penjualan serta beban umum dan administrasi, naik 18,49 persen menjadi Rp202,3 miliar dari Rp170,74 miliar.