Seperti dikutip dari Reuters, saham energi adalah sektor terlemah hari itu, dengan indeks energi .SPNY jatuh 2,5 persen. Pasalnya harga minyak mentah AS anjlok 5,9 persen lebih rendah.
Saham Anadarko Petroleum (APC.N) turun 7 persen menjadi US$37,24. Perusahaan ini mengumumkan pemangkasan dividen di akhir sesi, menyimpan kas pada saat harga minyak rendah dan telah memicu kerugian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Reli penguatan pada akhir perdagangan ini cukup luas, menunjukkan kemungkinan perubahan dalam sentimen.
Yellen diharapkan untuk mempertahankan kenaikan suku bunga pertama bank sentral AS dalam satu dekade dan mungkin bersikeras bahwa kenaikan selanjutnya tahun ini tetap berada di jalur rencana, meskipun pada kecepatan yang lebih lambat.
Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup turun 12,67 poin, atau 0,08 persen, ke level 16.014.38, S&P 500 kehilangan 1,23 poin, atau 0,07 persen, ke 1.852,21 dan Nasdaq Composite .IXIC turun 14,99 poin, atau 0,35 persen, ke 4.268,76 .
Indeks saham AS telah berjuang dalam sebagian besar tahun ini, jatuh tajam dengan harga minyak dan pada peningkatan kekhawatiran perlambatan ekonomi global.
Stephen Massocca, kepala investasi Wedbush Equity Management LLC di San Francisco, mengatakan "kantong-kantong kelemahan dalam nama defensif" seperti real estate investment trust memprediksi masih banyak kegelisahan.