“Pertamina Foundation mengalokasikan dana Rp680 miliar untuk lima tahun ke depan guna pengembangan Universitas Pertamina. Untuk tahun pertama, alokasi dana Universitas Pertamina diproyeksikan senilai Rp80 miliar,” tutur Direktur Eksekutif Pertamina Fondation Umar Fahmi melalui keterangan tertulis, dikutip Kamis (11/2).
Mulai dari tahun 2016 hingga tahun 2020, Pertamina Foundation berfokus kepada penyediaan infrastuktur dasar meliputi pembangunan kampus I, ruang kuliah, laboratorium, serta penyiapan sistem pembelajaran dan administrasi. Pada tahun 2021, pembangunan kampus utama serta pengembangan pusat kegiatan mahasiswa ditargetkan untuk dimulai.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wianda Pusponegoro, Vice President Corporate Communication Pertamina, optimistis kapasitas dan pengalaman Pertamina sebagai perusahaan energi terbesar di Indonesia menjadi keunggulan tersendiri bagi setiap bidang studi yang diselenggarakan oleh Universitas Pertamina. Pasalnya, Mahasiswa tidak hanya akan mendapatkan pondasi akademik yang kuat di setiap bidang studi tapi juga akan mendapatkan transfer of knowledge yang sangat berharga dari tenaga-tenaga pengajar yang berpengalaman pada kegiatan pengelolaan energi.
Menempati lahan seluas 6,5 hektare di kawasan Simprug, Jakarta Selatan, Universitas Pertamina akan menerima mahasiswa baru pada tahun ajaran 2016/2017 mulai Juli mendatang.
Pada 2021, lanjut Wianda, Pertamina menargetkan untuk membuka 5 program studi Strata-2 untuk memberikan wadah yang lebih besar bagi masyarakat Indonesia untuk menimba ilmu.
“Visi kami adalah menjadikan Universitas Pertamina masuk dalam jajaran universitas terbaik dunia pada tahun 2045. Universitas Pertamina diharapkan dapat menjadi special purpose vehicle dalam proses membentuk sumber daya insani yang mumpuni untuk membangun bangsa dan negara,” ujarnya. (gen)