"Kami akan lihat itu, saya tidak akan menghapus pilihan tersebut dari daftar," ujar Yellen dilansir dari CNN Money.
Yellen dan para ahli ekonomi lainnya menekankan perekonomian AS akan cenderung memburuk apabila nantinya The Fed salah langkah dalam mengambil kebijakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
AS sendiri pernah menerapkan suku bunga rendah pada tahun 2008. Pada saat itu The Fed memangkas Fed Fund Rate hingga mendekati 0 persen.
Lima bank sentral yakni Denmark, Uni Eropa, Swedia, Swiss dan Jepang telah menurunkan suku bunganya menjadi negatif.
"Suku bunga negatif mungkin saja di AS, tapi tantangan akan sangat berat," ujar Dan Sichel Profesor dari Wellesley College yang juga mantan pejabat The Fed.
Dengan suku bunga yang negatif, BOJ berharap masyarakat mengurangi minatnya menumpuk uang dalam bentuk deposito maupun surat berharga dan membelanjakannya. Dengan belanja, perekonomian Negara Sakura tersebut terangkat naik setelah selama dua tahun diliput deflasi. Terakhir, di tahun 2015 Jepang mengalami inflasi hanya 0,5 persen, jauh di bawah target BOJ yang mencapai 2 persen. (gir/gir)