Saleh menambahkan, pernyataan itu muncul dari Executive Vice President Toyota Motor Corporation (TMC), Seiichi Sudo ketika keduanya bertemu di Nagoya, Jepang, Kamis (18/2) kemarin. Ia sangat mengapresiasi langkah Toyota yang menurutnya sangat serius berinvestasi di Indonesia.
"Toyota serius berbisnis di Indonesia, tahun ini saja akan berinvestasi Rp5,4 triliun setelah tahun 2015 menanam modal Rp5 triliun," kata Saleh dikutip dari siaran pers, Jumat (19/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saleh berharap, Toyota bisa terus memperluas cakupan investasi, utamanya di pengembangan riset dan teknologi. Menurutnya, penduduk kelas menengah Indonesia yang makin banyak membutuhkan jenis mobil dengan teknologi yang lebih dibandingkan yang ada saat ini.
"Saya juga mengajak TMC agar tidak tanggung-tanggung di Indonesia, maka saya minta Toyota dan mitranya di Jepang untuk terus meningkatkan investasi di sektor otomotif terutama bahan baku dan komponen, dan mulai secara bertahap melakukan kegiatan riset di Indonesia untuk lebih memperkuat struktur industri otomotif Jepang yang ada di Indonesia saat ini," lanjut Saleh.
"Ke depan, kami akan menjadikan Indonesia sebagai basis industri berorientasi ekspor dan Toyota ingin berkontribusi bagi penguatan industri otomotif yang memberikan nilai tambah," ujarnya di lokasi yang sama. (gir)