Ini dilakukan menyusul tren penurunan harga minyak mentah yang terjadi dalam beberapa waktu ke belakang.
"Betul 1 April Insya Allah turun sesuai periodisasinya," ujar Direktur Pemasaran Pertamina Ahmad Bambang saat dihubungi, Selasa pagi (1/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setali tiga uang, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said masih irit bicara ihwal rencana penurunan harga BBM penugasan dan subsidi.
Non Subsidi Turun
Di saat penurunan harga jual BBM premium dan solar masih sebatas wacana, Bambang bilang per hari ini harga jual BBM non subsidi telah lebih dulu diturunkan Pertamina. Di mana penurunan harga sendiri berlaku mulai pukul 00.00 di seluruh Indonesia.
Berdasarkan daftar harga yang tertera di situs resmi Pertamina, rata-rata penurunan BBM non subsidi berada di angka Rp100 hingga Rp200.
Di wilayah DKI Jakarta contohnya, harga Pertamax turun Rp200 per liter dari posisi Rp8.150 menjadi Rp7.950.
Begitu pun dengan produk Pertamax Plus yang sebelumnya dilego pada Rp9.050 per liter kini bertengger di posisi Rp8.850.
Sedangkan untuk harga jual Pertalite, saat ini dibanderol Rp7.500 per liter turun Rp100 dari posisi sebelumnya di angka Rp7.600 per liter.
Sementara Pertamina Dex, saat ini dilepas pada angka Rp8.900 dan solar non subsidi di angka Rp7.650. (gen)