Untuk menghentikan debat kusir tersebut, Jokowi akan mengumumkan keputusan pengembangan fasilitas regasifikasi LNG Blok Masela oleh Inpex Corporation sekembalinya melakukan kunjungan kerja di Sumatera pada 3 Maret 2016 esok.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan sesaat setelah berpisah dengan rombongan Jokowi di Medan, Jokowi menyampaikan hal tersebut kepadanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Luhut, kekurangan dalam Kabinet Kerja akan selalu ada. Namun untuk sekarang, kata dia, tak ada yang sifatnya major problem.
"Sebentar lagi akan ada keputusan (soal Blok Masela), tapi itu tanyakan ke Presiden," katanya.
Adanya kegaduhan akibat Blok Masela kembali dihubungkan dengan isu perombakan kabinet oleh Jokowi. Terkait hal tersebut, Luhut mengatakan bahwa Jokowi masih memegang seluruh kendali di pemerintahan.
Selain itu, kata dia, Jokowi sudah memiliki keputusan yang berasal dari hasil masukan berbagai pihak. "Artinya begini, Presiden dapat masukan dan sekarang sudah memiliki keputusan. Saya tahu itu," katanya.
Awal pekan ini Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan bahwa di tengah pengambilan putusan mengenai skema pengembangan LNG terdapat salah satu kolega sesama menteri yang menghambat lantaran mendesak investor Blok Masela yakni Inpex Corporation dan Shell Shell Upstream Overseas Services Ltd untuk keluar dari megaproyeknya.
Namun, mantan pimpinan divisi pengadaan minyak (Integrated Supply Chain/ISC) Pertamina itu enggan secara tegas menyebut kolega yang ia maksud telah menghambat.
"Ada lah, nanti kalian juga tahu. Dia tidak hanya menghambat soal Masela. Dari mulai listrik, DKE, Freeport sudah mau dibereskan dihambat semua," cetus Sudirman.
Saat ditemui secara terpisah, Rizal Ramli menegaskan bahwa dirinya tak pernah mendesak investor Blok Masela mundur dari megaproyek yang ditaksir menelan investasi US$14,3 miliar hingga US$22,3 miliar tergantung skema yang dipilih.
"Itu spekulasi. Tidak benar," jawab Rizal saat ditemui di Istana Negara. (gen)