Bandara Silangit Baru Diresmikan Desember 2016

Aulia Bintang Pratama, CNN Indonesia | Kamis, 03/03/2016 01:22 WIB
Bandara Silangit Baru Diresmikan Desember 2016 Bandara Silangit akan menjadi tujuan penerbangan terakhir bagi para wisatawan yang ingin berlibur di Danau Toba yang akan dikembangkan pemerintah. (Detikcom/M. Iqbal).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Padjaitan baru saja menemani Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengunjungi sejumlah daerah di Sumatera Utara. Dalam kunjungan tersebut disepakati bahwa Bandara Silangit akan diresmikan pada Desember 2016.

"Bandara Silangit itu sudah disiapkan dan Desember 2016 sudah diresmikan, perpanjangan menjadi 2650 meter dan lebarnya 40 meter jadi bisa (untuk mendaratkan) Boeing 737," kata Luhut saat ditemui di Pekanbaru, Rabu (2/3).

Luhut menjelaskan keputusan tersebut diambil setelwh Jokowi melihat langsung destinasi wisata yang ada di sana, khususnya Danau Toba. Menurut dia Danau Toba harus dijadikan destinasi wisata oleh karena itu bandara di sekitarnya harus dibenahi.


Terkait dengan hal tersebut, Luhut pun menjelaskan bahwa pada April 2016 mendatang pesawat dari maskapai penerbangan Garuda akan membuka jalur ke sana.

Nantinya, tiga pesawat Garuda akan mendarat di Bandara Silangit satu pekan sekali.

"Itu diputuskan langsung bahwa mulai April nanti tiga pesawat Garuda seminggu sekali mendarat di sana," katanya.

Sebelumnya Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana, sebagaimana dikutip dari Antara, menyebutkan, Danau Toba adalah salah satu dari 10 destinasi wisata prioritas. Sembilan destinasi lainnya adalah Borobudur, Mandalika, Labuhan Bajo, Bromo-Tengger-Semeru, Kepulauan Seribu, Wakatobi, Tanjung Lesung, Morotai, dan Tanjung Kelayang.

Dalam rapat terbatas pada 2 Februari 2016, Jokowi menginstruksikan kepada menteri terkait agar dalam pengembangan Danau Toba dilakukan penguatan konektivitas dan aksesibilitas, seperti bandara, jalan, dan pelabuhan.

"Saya juga menekankan agar disiapkan branding untuk pemasaran, pelayanan yang berstandar internasional, atraksi seni budaya dengan koreografi yang baik, dan desain yang menarik yang mempunyai kelas," kata Jokowi dalam ratas.

Selain meninjau kawasan Danau Toba, Jokowi juga akan memimpin rapat tentang pengembangan Danau Toba dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya, Plt Gubernur Sumatra Utara Tengku Erry Nuradi, dan para bupati sekitar Danau Toba.

Kedatangan ke Danau Toba ini merupakan rangkaian hari pertama kunjungan Jokowi ke tiga provinsi yakni Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Selatan yang direncanakan berlangsung selama tiga hari. (gen)