Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian ESDM Sujatmiko mengungkapkan, pengurangan subsidi terhadap solar dimaksudkan guna menjamin ketersediaan Dana Ketahanan Energi (DKE) yang sedianya akan dipakai untuk meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan di Indonesia.
"Ada wacana untuk kurangi subsidi solar (yang saat ini) Rp1.000 (per liter). Kalau (bisa) kurangi subsidi, kita akan ada alokasi anggaran untuk program lain yang lebih tepat sasaran misalnya untuk DKE," ujar Sujatmiko di Jakarta, kemarin
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu kata dia, pemerintah juga akan meminta masukan dari beberapa pihak guna mematangkan konsep DKE.
Pada kesempatan yang sama, Menteri ESDM Sudirman Said cenderung irit bicara mengenai wacana pengurangan subsidi solar untuk DKE.
Meski begitu, Sudirman mengakui dirinya akan terus mengupayakan guna meningkatkan pemanfaatan EBT di Indonesia demi menggenjot rasio elektrifikasi di Indonesia.
"Yang akan saya terus perjuangkan adalah, bagaimana secepatnya 12.659 desa dilistriki yang 70 persen ada di timur. Sehingga mau pakai dana apapun saya pikir harusnya semua mendukung," cetusnya. (gen)