Sementara, Obligasi Subordinasi I Tahun 2011, dan Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Tahun 2011 memperoleh peringkat idAA+, dan idAA untuk Obligasi Subordinasi Berkelanjutan II Tahun 2014. Demikian seperti tertuang dalam keterangan pers Pefindo, Jumat (15/4).
Hendro Utomo, Analis Pefindo mengatakan, prospek dari peringkat perusahaan adalah stabil. Ini mencerminkan dukungan yang kuat dari Grup Maybank. Sementara, kelompok usaha Maybank sendiri mengantongi peringkat A- (stabil) dari Standar & Poor's. Ini mencerminkan posisi pasar, likuiditas, dan permodalan yang kuat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Emiten dengan kode BNII ini bergerak di jasa perbankan konvensional dan syariah. Perusahaan juga memiliki 68,55 persen saham di PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk, perusahaan yang fokus pada pembiayaan sepeda motor, serta 99,99 persen saham di PT Maybank Indonesia Finance, perusahaan pembiayaan mobil.
Pemegang saham utama Maybank adalah Sorak Financial Holdings Pte Ltd sebanyak 45,02 persen dan Maybank Offshore Corporate Services (Labuan) Sdn Bhd sebesar 33,96 persen. (gen)