Auddie A Wiranata, Wakil Direktur Utama Astra Life mengatakan, kehadiran dua produk baru ini akan menambah ragam produk yang ditawarkan, sesuai fokus dan strategi perseroan tahun ini. Sinergi antara Astra Life dengan Bank Permata ini dipercaya akan mempermudah masyarakat untuk bisa memiliki perlindungan yang handal.
"Kedua produk ini kami rancang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masyarakat pengguna asuransi. Kami mengerti, mereka memiliki kebutuhan dan dasar pemikiran yang berbeda dalam menentukan pilihan asuransi jiwa dan kesehatan," ujarnya melalui siaran pers yang diterima CNN Indonesia, Kamis (21/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anthonius Ronny, Head of Direct Marketing & Telemarketing Astra Life menuturkan, perseroannya telah bekerja sama dengan 622 rumah sakit di Indonesia. Layanan yang diberikan dilengkapi dengan fasilitas cashless atau tanpa pembayaran deposit, sehingga memudahkan nasabah pada proses rawat inap.
"Tertanggung cukup datang ke rumah sakit rekanan rawat inap Astra Life dan menunjukkan kartu peserta. Hal ini kami lakukan agar tertanggung bisa fokus untuk memikirkan kesembuhannya saat sedang menjalani rawat inap," terang dia.
Sementara itu, AVA iPro Prima menawarkan produk asuransi jiwa berjangka yang memberikan perlidungan asuransi terhadap risiko meninggal dunia maupun cacat total dan tetap. Produk ini menjamin 100 persen pengembalian premi apabila tidak ada klaim.
Premi yang disyaratkan produk ini cukup terjangkau, bergantung usia tertanggung dan pilihan uang pertanggungan yang diinginkan. Contoh, apabila seseorang membeli produk ini ketika berusia 27 tahun dengan nilai pertanggungan Rp100 juta, maka nasabah hanya membayar sebesar Rp118 ribu per bulan.