Menteri ESDM, Sudirman Said mengungkapkan, pemberian izin untuk menggunakan block basis bertujuan agar KKKS dapat mempertahankan aktivitas eksplorasinya, meski saat ini kegiatan tersebut dilihat tak masuk dalam hitungan keekonomian seiring rendahnya harga minyak.
"Usulan mereka masuk akal dan itu sudah menjadi bagian dari tim kita yang direkomendasikan oleh KEN (Komite Eksplorasi Nasional). Jadi bagaimana POD (Plan of Development) basis bergeser menjadi block basis pada waktu menentukan eksplorasi. Kedua, mengerti bahwa dalam keadaan harga minyak rendah kan dorongan untuk eksplorasi rendah sekali karena hitungan tidak masuk," ujar Sudirman di kantornya, Jumat (22/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Sudirman bilang pemerintah juga tengah menimbang wacana penggunaan dynamics split oleh KKKS dalam hal menghitung besaran bagi hasil.
Dynamics split merupakan metode perhitungan di mana persentase bagi hasil migas antara pemerintah dan kontraktor akan didasarkan pada harga minyak.
"Dynamic split kan sudah kita terapkan di Blok Mahakam. Dan ini masuk akal dan kita pertimbangkan. Semua yang kita usulkan sedang kita pertimbangkan dan yang dalam jangkauannya Kementerian ESDM akan kita berikan. Kita siapkan Permen (peraturan) atau dokumentasi," imbuhnya. (gen)