Pemegang Saham Perseroan yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada tanggal 11 Mei 2016 akan mendapatkan Rp177 per saham, yang akan diperhitungkan dengan dividen interim sebesar Rp64 per saham dan dibayarkan pada 27 Mei 2016.
"RUPST ini menyetujui penggunaan laba bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2015 untuk membagi dividen tunai kepada pemegang saham," tutur Prijono Sugiarto Presiden Direktur PT Astra International Tbk di Jakarta pada Rabu (27/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Profitabilitas turun karena kontribusi alat berat dan pertambangan, jasa keuangan, teknologi informasi dan otomotif melemah," kata Prijono.
Ia memperkirakan sepanjang tahun ini Astra akan menghadapi sejumlah tantangan karena permintaan otomotif masih melemah, harga komoditas tertekan dan kualitas kredit korporasi di Bank Permata, salah satu anak usaha perusahaan, cenderung menurun. (gen)