Hendrisman Rahim, Direktur Utama Jiwasraya mengatakan, pertumbuhan pendapatan premi ini ditopang terutama oleh bancassurance. Bancassurance merupakan produk asuransi jiwa yang dipasarkan melalui kerja sama dengan bank mitra.
Lihat juga:OJK Incar Pertumbuhan Premi Asuransi Nelayan |
"Yang menarik, banyak masyarakat yang beli produk bancassurance dengan regular premi (pembayaran premi secara berkala). Alhasil, premi bancassurance kami tumbuh tinggi," ujarnya, Rabu (4/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diikuti oleh, produk asuransi dari kanal keagenan sekitar 20-30 persen, telemarketing kurang dari 5 persen dan asuransi jiwa kumpulan (employee benefit), termasuk produk asuransi jiwa berbasis investasi (unitlink).
Togar Pasaribu, Pelaksana Tugas Direktur Eksekutif Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) memprediksi, pertumbuhan bisnis industri asuransi jiwa di sepanjang tahun ini akan mencapai double digit.
"Optimisme ini berangkat dari harapan terhadap pemulihan pertumbuhan ekonomi nasional, percepatan proyek pemerintah, terutama infrastruktur, iklim investasi yang membaik. Sehingga, pasar lebih bergairah, masyarakat juga lebih bergairah membeli asuransi," pungkasnya. (bir)