Wapres Dorong Daerah Berkompetisi

ANTARA, CNN Indonesia | Jumat, 06/05/2016 04:45 WIB
Wapres Dorong Daerah Berkompetisi Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengingatkan seluruh kepala daerah, khususnya tingkat kabupaten/kota, agar siap bersaing dengan daerah lain menghasilkan produk lokal yang memiliki daya jual dan nilai ekonomi.(CNN Indonesia/Aulia Bintang Pratama)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengingatkan seluruh kepala daerah, khususnya tingkat kabupaten/kota, agar siap bersaing dengan daerah lain menghasilkan produk lokal yang memiliki daya jual dan nilai ekonomi.

Hal itu disampaikan Wapres Kalla di hadapan ratusan bupati saat menghadiri pengukuhan pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (5/5).


"Setiap persaingan, itu hanya tiga yang dipertaruhkan, yakni menghasilkan sesuatu yang lebih baik, menghasilkan sesuatu yang lebih murah, dan menghasilkan sesuatu yang lebih cepat. Itulah inti persaingan," katanya.


Oleh karena itu, Wapres berharap seluruh kepala daerah dapat mendorong masyarakat mereka agar dapat berinovasi dan berkreasi guna menciptakan produk lokal, sehingga bisa mendatangkan investasi di daerah tersebut.

Wapres mencontohkan, inovasi dan kreasi yang dapat dilakukan di bidang pertanian adalah dengan meningkatkan kualitas bibit tanaman komoditas utama daerah.


Selain meningkatkan kualitas produk, harga komoditas juga sebaiknya tidak terlalu mahal, sehingga mampu bersaing dengan daerah lain.

"Kalau selama ini kita menghasilkan padi atau jagung atau tanaman apa pun, maka harus lebih baik kualitasnya dibandingkan dengan daerah lain, harganya juga tidak terlalu mahal dibandingkan yang lain. Juga penyelesaiannya bisa lebih cepat dari yang lain," tutur JK.

Selain itu, pemda juga bisa mendorong masyarakat di daerah untuk membuat kerajinan khas daerah tersebut sehingga muncul industri yang dapat meningkatkan perekonomian di daerah tersebut.

"Intinya adalah produk lebih baik, lebih cepat, dan lebih murah. Itulah yang memenangkan persaingan di mana pun. Tanpa itu, maka kita akan dikalahkan oleh banyak negara lain, apalagi dalam struktur ASEAN di mana pasar bersama ASEAN itu persaingannya akan lebih besar lagi. Jadi, semuanya itu tergantung di daerah," pungkasnya. (bir/bir)


ARTIKEL TERKAIT