Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro yang mendampingi Jokowi bertemu rombongan S&P di Istana Negara siang ini mengatakan, tahun lalu Indonesia mendapatkan rating BB+ dengan outlook positif dari lembaga tersebut.
“Tahun ini, mereka ingin lihat dan mendalami apakah kita sudah melakukan perbaikan di dalam berbagai bidang, baik pengelolaan ekonomi, pengelolaan keuangan negara, maupun hubungan antara pemerintah pusat dan daerah,” ujar Bambang, Selasa (10/5)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Kalau misalkan kita mendapatkan peningkatan menjadi investment grade BBB-, maka otomatis akan lebih banyak investor yang akan masuk ke Indonesia, dan masuk ke instrumen keuangan yang ditawarkan Indonesia. Apakah itu di government bond, apakah di saham. Karena mereka melihat Indonesia sudah naik level,” jelasnya.
Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong menambahkan, dalam pertemuan tersebut S&P mengapresiasi semua upaya yang telah dilakukan pemerintah untuk meningkatkan daya saing perekonomian Indonesia dengan melakukan reformasi kebijakan.