Kepala Komunikasi BEI Dwi Shara Soekarno mengatakan jumlah nilai kapitalisasi pasar IHSG tersebut telah mengalami kenaikan 3,75 persen jika dibandingkan dengan kapitalisasi pasar di akhir 2015 yang berada di Rp4.872 triliun.
“Kelima emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar di IHSG berturut-turut adalah PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk dengan nilai kapitalisasi pasar Rp460,38 triliun, PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk Rp371,95 triliun, PT Unilever Indonesia Tbk Rp338,77 triliun, PT Bank Central Asia Tbk Rp320,97 triliun, dan PT Astra Internasional Tbk Rp256,05 triliun,” ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (14/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Di posisi ke 9 dan 10 ada saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dengan kapitalisasi pasar masing-masing mencapai Rp90,96 triliun dan Rp82,71 triliun,” imbuhnya.
“Investor asing di sepanjang perdagangan pekan ini mencatatkan jual bersih di pasar modal Indonesia dengan nilai Rp429 miliar dan secara tahunan, aliran dana investor asing di pasar saham masih tercatat beli bersih dengan nilai Rp2,46 triliun,” jelasnya. (gir)