Menurut Bambang, instrumen pembiayaan sukuk akan membina hubungan yang baik antara debitur dan kreditur.
"Tujuan menggunakan model bisnis ini pada kreditor atau peminjam dengan hubungan yang baik. Sebagian besar badan pembiayaan Islam ini mampu untuk mengentaskan kemiskinan, memerangi ketidaksetaraan," kata Bambang saat diskusi Islamic Development Bank (IDB) di Jakarta, Senin (16/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sukuk berperan penting untuk pembangunan infrastruktur di Indonesia, kereta api, dan pembangunan jalan raya," jelasnya.
Varian sukuk negara yang dilelangkan adalah seri SPNS04112016 (new issuance) dengan tenor tujuh bulan, PBS009 (reopening) jatuh tempo 25 Januari 2018, PBS006 (reopening) jatuh tempo 15 September 2020, PBS011 (reopening) jatuh tempo 15 Agustus 2023, dan PBS012 (reopening) jatuh tempo 15 November 2031.
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kemenkeu menyatakan, meski total penawaran yang masuk mencapai Rp13,24 triliun tetapi yang dimenangkan kurang dari separuhnya.
"Total nominal yang dimenangkan dari kelima seri yang ditawarkan tersebut adalah Rp6,325 triliun," tulis DJPPR dalam situs resminya.
Penawaran tertinggi tertuju pada seri PBS009, yakni mencapai Rp5,39 triliun atau 5,39 kali lipat dari nominal yang dimenangkan Rp1 triliun. Untuk seri ini, rata-rata imbal hasil (yield) yang dimenangkan sekitar 7,4 persen dengan tingkat imbalan 7,75 persen.
Selanjutnya adalah seri PBS006, dari total penawaran yang masuk Rp1,73 triliun yang dimenangkan sebesar Rp1,16 triliun. Adapun imbalan yang diberikan sebesar 8,25 persen dengan rata-rata yield yang dimenangkan 7,66 persen.
Sementara seri PBS011 dimenangkan Rp1,66 triliun dari total penawaran yang masuk Rp1,75 triliun. Sukuk jangka panjang ini diganjar imbalan 8,75 persen dengan rata-rata yield 7,93 persen.
Terakhir adalah sukuk seri PBS012, dimenangkan Rp1,79 triliun dari total penawaran masuk Rp2,61 triliun. Sukuk bertenor paling lama ini diberikan imbalan sebesar 8,87 persen dengan rata-rata yield yang dimenangkan 8,15 persen. (gen)