Untuk itu, lanjutnya, alokasi anggaran subsidi BBM dan LPG diusulkan turun, dari pagu saat ini Rp63,7 triliun menjadi Rp40,6 triliun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati potensi penghematan dari kebijakan ini lebih dari Rp23 triliun, namun anggaran subsidi secara keseluruhan hanya akan susut sebesar Rp6,1 triliun. Pasalnya, terjadi pembengkakan anggaran subsidi listrik sebesar Rp18,8 triliun dan subsidi non-energi sebesar Rp10,4 triliun.
Sebagai informasi, penjualan BBM Pertamina pada tahun lalu sebesar 61,63 juta kilo liter (kl), yang terdiri dari BBM subsidi sebesar 26,96 juta kl dan BBM non-subsidi sebesar 34,67 juta kl. Angka itu menurun 5,62 persen dibandingkan konsumsi tahun 2014 yang tercatat sebesar 65,3 juta kl.