Herry Hykmanto, Direktur Danamon Syariah menuturkan, manajemen mengantongi izin pembiayaan leasing IMBT sejak tahun lalu dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Namun, baru tahun ini pembiayaan leasing IMBT mengalir ke nasabah.
“Sampai saat ini, sekitar Rp100 miliar - Rp200 miliar pembiayaan disalurkan untuk leasing IMBT. Diharapkan, total pembiayaan mengalir mencapai Rp500 miliar pada awal tahun depan,” ujarnya, Rabu (8/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Leasing IMBT merupakan salah satu lini pembiayaan produktif. Ini sesuai dengan khitah bisnis Danamon Syariah yang mayoritas menyalurkan pembiayaan sektor produktif ketimbang sektor konsumtif.
“Sekarang ini kami beroperasi di sekitar 174 kantor cabang. Target kami sekitar 300-an. Kami masih terus melakukan pelatihan,” imbuh dia.
Dari sisi dana pihak ketiga (DPK), Danamon Syariah menghimpun dana Rp3,3 triliun per April 2016. Jumlah ini masih jauh lebih besar ketimbang pembiayaannya. Rasio pembiayaan bermasalah atau nonperforming finance (NPF) juga terjaga di level 1,3 persen.