Sukses di Singapura dan Malaysia, Erajaya Bidik Negara Ketiga

Dinda Audriene, CNN Indonesia | Kamis, 09/06/2016 17:31 WIB
Sukses di Singapura dan Malaysia, Erajaya Bidik Negara Ketiga Distributor ponsel Erajaya berencana memperluar jaringan gerai ritelnya di luar negeri setelah sukses beroperasi di Singapura dan Malaysia. (CNN Indonesia/Dinda Audriene).
Jakarta, CNN Indonesia -- Distributor telepon seluler PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) berencana memperluas jaringan gerai ritelnya di luar negeri, setelah sukses beroperasi di Singapura dan Malaysia. Sampai saat ini, Erajaya telah memiliki empat gerai M1 di Singapura dan 26 gerai di Malaysia.

“Untuk Malaysia, tahun ini kami akan menambah empat gerai lagi bersama mitra kami CG Computers. Selain itu kami juga punya rencana menambah gerai di beberapa negara lainnya,” kata Hasan Aula, Chief Executive Officer (CEO) Erajaya, Kamis (9/6).

Sayangnya, Hasan enggan menyebutkan negara mana lagi yang menjadi incaran perusahaannya.


"Pokoknya kami fokus tahun ini membuat kerja sama di berbagai negara di Asia Tenggara, negaranya belum bisa kami katakan," terangnya.

Tidak hanya gencar melebarkan sayap bisnis ke luar negeri, perusahaan yang bermarkas di kawasan Tambora, Jakarta Barat itu juga tidak bosan melakukan penetrasi pasar di dalam negeri. Hasan mengatakan tahun ini Erajaya akan fokus membuka gerai baru di kota lapis kedua di Indonesia seperti Pontianak, Lampung, dan Manado.

"Karena kalau kota besar distribusi merata, jadinya tidak hanya kota-kota besar. Kota-kota kecil kan juga sudah maju sekarang," ujar Hasan.

Erajaya berencana membangun 40 gerai baru tahun ini, yang akan menambah jumlah gerai perusahaan yang sudah beroperasi sebanyak 576 gerai termasuk iBox dan Switch. Untuk mendukung ekspansinya, Erajaya mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 100 miliar. Hingga kuartal I 2016, perseroan sudah menggunakan belanja modal Rp12,1 miliar untuk pembukaan empat gerai pada awal tahun.

Bagi Dividen

Sementara Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Erajaya menyepakati pembagian dividen untuk tahun buku 2015 sebesar Rp58 miliar atau setara dengan Rp20 per saham dari laba bersih sebesar Rp226 miliar.

Perusahaan mencatat penjualan sebesar Rp20,01 triliun pada tahun lalu, naik 38,48 persen dibanding penjualan 2014 sebesar Rp14,45 triliun. (gen)