"Ini menunjukan penelitian yang dilakukan Balitbang PUPR juga dipersembahkan bagi kota dan masyarakat," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dikutip dari laman kementerian, Jumat (10/6).
Menteri Basuki meminta tahun ini juga dibuat jembatan layang dengan baja bergelombang untuk persimpangan kereta api.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembangunan jembatan layang Antapani merupakan yang pertama menggunakan teknologi struktur baja bergelombang dengan bentang 44 meter yang dibangun di Indonesia. Konstruksi akan memakan waktu enam bulan dengan biaya total Rp33,5 miliar.
Pembangunan jembatan layang Antapani merupakan proyek kerja sama antara Pusjatan Balitbang Kementerian PUPR, Pemerintah Kota Bandung, dan Posco Steel Korea. Dari total anggaran Rp33,5 miliar yang dibutuhkan untuk pembangunan, sebesar Rp21,5 miliar berasal dari anggaran Pusjatan, Rp10 miliar dari Pemerintah Kota Bandung, Rp2 miliar dari Posco Steel Korea dalam bentuk komponen material.
“Proyek pembangunan flyover Antapani merupakan proyek percontohan mengatasi kemacetan di persimpangan sebidang jalan dan perlintasan kereta. Proyek sejenis juga akan dikembangkan di daerah-daerah lain,” kata Herry. (yns)