Meski akan melepas sebagian saham salah satu anak perusahaannya, Semen Indonesia tetap akan menjadi pemegang saham mayoritas. Selain itu, pelepasan tersebut nantinya juga hanya bersifat sementara. Di mana hanya berlaku 8-10 tahun.
"Kami pakai anak usaha, divestasi. Tapi kami tetap saham mayoritas anak usaha. Sebagian yang tidak mayoritas kami tawarkan, belum ditentukan mana yang dilepas. Kalau kami mayoritas ya minimal 51 persen," kata Direktur Keuangan Semen Indonesia, Darmawan Junaidi, Jumat (10/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Baru mau ada eksekusi, jajaki pihak luar tapi belum bisa kami beritahu karena terkait dengan pihak lain, ada yang dari dalam dan luar negeri," jelasnya.
Selain divestasi, Semen Indonesia juga akan mengeluarkan obligasi pada tahun depan untuk menambah belanja modalnya yang akan digunakan untuk kebutuhan ekspansi. Namun, perusahaan belum memutuskan berapa nilai yang akan ditawarkan. (gir)