"Jadi, ini operasi pasar kita lakukan besar-besaran. Kita buka seluruh titik di Indonesia ada 4.000 setiap hari. Solusi jangka pendek adalah operasi besar-besaran untuk menghadapi Idul Fitri," ujarnya, saat menghadiri kegiatan operasi pasar di Pasar Minggu Jakarta, Minggu (12/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami ini sinergi, egoisme sektoral kami hilangkan. Jadi, ini soal pangan tidak bisa selesai hanya dengan satu kementerian saja. Kementan, Kemenperin, kemendag, kemenkop, ini satu kesatuan yang tidak bisa dipisah," terang Amran.
Puluhan warga yang berasal dari kelompok ibu-ibu memadati halaman kantor Ditjen Hortikultura untuk mendapatkan kebutuhan pangan pokok yang ditawarkan dengan harga di bawah harga pasaran tersebut.
Kepadatan serupa juga tampak di Pasar Minggu dan Pasar Cipete yang mana puluhan warga telah memadati lokasi dengan hampir menutup sebagian badan jalan.
Dalam operasi pasar tersebut daging sapi dijual seharga Rp75.000 per kilogram (kg), bawang merah Rp25.000/kg, minyak goreng Rp11.000/liter, beras Rp7.500/kg, cabai merah keriting Rp18.000/kg dan paket sembako Rp25.000/paket.
Sementara itu paket sembako terdiri dari beras 2 kg, minyak goreng 1 liter, gula pasir 1 kilogram (kg), dan 3 bungkus mie instan. (bir)