Investor Relations Astra International, Tira Ardianti mengatakan, kendati perseroan sempat memprediksi penjualan tahun ini stagnan, nyatanya terdapat harapan dari peningkatan penjualan pada Mei.
"Kalau penjualan Mei belum keluar data resminya, tapi secara bulanan naik. Kami lihat ini efek dari Lebaran yang jatuh pada Juli nanti," ujarnya, Senin (13/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengaku, perseroan beberapa kali menerima pesanan mobil dengan kapasitas tujuh penumpang. Para pemesan, lanjutnya, ingin mobil dapat diterima sebelum Lebaran.
Namun, ia menyatakan pertumbuhan positif penjualan mobil pada Mei tidak terjadi untuk produk motor. Ia menyatakan penjualan motor justru turun, terutama di daerah penghasil komoditas.
"Penjualan motor justru turun karena masih berat, terutama di daerah yang terkait komoditas. Dalam kondisi ekonomi yang cukup menantang, kalau punya uang akan diprioritaskan kepada kebutuhan dasar seperti makanan, atau kesehatan," jelasnya.
Sebagai informasi, Astra International menjual sebanyak 127.263 unit kendaraan roda empat sepanjang triwulan I 2016. Angka tersebut turun 7,2 persen dibandingkan penjualan di periode yang sama tahun sebelumnya yang sebanyak 137.209 unit.
Namun, jika dilihat dari data bulanan, maka penjualan mobil Astra mulai menunjukkan kenaikan. Berdasarkan data AStra, mobil pada Maret 2016 mencapai 46.182 unit, naik 11,4 persen dibandingkan Februari 2016 yang sebanyak 41.454 unit.
Sementara untuk merek Daihatsu, sepanjang triwulan I 2016 terjual sebanyak 42.452 unit. Penjualan tersebut turun bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 45.452 unit. Selain itu, penjualan merek Isuzu mencapai 3.906 unit dan UD trucks 382 unit.