Setelah sebelumnya menguat pada penutupan perdagangan Kamis (24/6), Reuters melaporkan indeks S&P futures E-Mini turun 0,8 persen karena hasil perhitungan sementara sempat didominasi oleh kubu pendukung Brexit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun selang sejam kemudian, kondisinya berbalik. Kelompok penetang Brexit unggul dengan perolehan 50,2 persen suara, sedangkan suara pendukung Brexit tergerus menjadi 49,7 persen.
Kondisi ini membuat gelisah para pelaku pasar, yang tercermin dari volatilitas indeks saham berjangka.
Sebelumnya pada Kamis (23/6), bursa saham AS naik karena investor bertaruh Inggris akan tetap menjadi bagian dari Uni Eropa. Mereka optimistis kegagalan Brexit akan membebaskan pasar Eropa dan perekonomian global dari kerusakan.
Indeks saham Dow Jones industrial average naik 230,24 poin atau 1,29 persen menuju 18.011,07. Sementara itu, indeks S&P 500 menguat 27,87 poin atau 1,34 persen ke level 2.113,32. Sedangkan indeks Nasdaq Composite terapresiasi 76,72 poin atau 1,59 persen menjadi 4.910,04. (ags)