"Kami harap dengan melantai di bursa dapat memperkuat permodalan kami sehingga dapat lebih pesat lagi dalam ekspansi. Semoga usaha kami dapat berkembang lebih pesat, karena usaha rekreasi masih sangat besar, pertumbuhan ekonomi dan kelas menengah masih sangat besar," ujar Agus J. Alwie, Direktur Utama Graha Andrasentra, Rabu (29/6).
Agus menjelaskan sebagian besar dana hasil penawaran umum saham perdana (IPO) akan digunakan untuk pengembangan theme park dan hotel seperti Jungleland yang terletak di Sentul Nirwana, Bogor, Jawa Barat. Ia menyebut perseroan bakal membangun sebanyak delapan theme park dan hotel sampai 2018 mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah masa penawaran awal yang berlangsung pada 21-24 Juni, harga IPO saham perusahaan ditetapkan sebesar Rp140 per saham. Melalui IPO ini, perseroan meraup total sekitar Rp300 miliar.
Harga saham emiten berkode JGLE dibuka naik menjadi Rp 190 per saham pada perdagangan perdananya. Angka ini lebih tinggi 35 persen dari harga IPO sebesar Rp140 per lembar saham. JGLE sempat menyentuh harga terendah Rp 165 per lembar saham dan tertinggi Rp199 per lembar saham.
Sebagai informasi, PT Danatama Makmur merupakan Penjamin Emisi Efek dalam gelaran IPO ini. (gen)