Menteri ESDM Sudirman Said menyatakan telah melakukan peninjauan lapangan ke PT PLN (Persero) Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Jawa Bali (P3B JB) atau biasa dikenal Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) Gandul, Depok, Jawa Barat dan Gardu Induk Cawang, Jakarta.
“Beban puncak diperkirakan berkurang sekitar 10-20 persen. Untuk Jawa Bali berkurang sekitar 30 persen, karena industri yang mengkonsumsi tenaga listrik yang sangat besar dan perkantoran berhenti beroperasi," katanya dalam keterangan resmi, dikutip Senin (4/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Diperkirakan beban puncak saat Idul Fitri adalah 15.323 megawatt," ujar Eko.
P3B Jawa Bali mengelola 1 (satu) Inter Regional Control Center (IRCC) yaitu Jawa Control Center/ JCC) dan 5 (lima) Regional Control Center (RCC). JCC bertanggung jawab untuk mengoperasikan interkoneksi sistem 500 kilovolt.
Selain itu JCC, juga bertanggung jawab atas pengaturan komposisi pembangkitan di sistem Jawa Bali. Sedangkan RCC bertanggung jawab untuk mengoperasikan jaringan 150 dan 70 kilovolt serta pengaturan tegangan di wilayahnya.
“Perkiraan kondisi pasokan tenaga listrik selama periode Lebaran 2016 (H-15 sampai dengan H+15) pada Sistem Kelistrikan Jawa-Bali berada pada kondisi pasokan cukup,” kata Eko. (gir)