"Ya mungkin setidaknya Rp50 triliun ya," ujar Direktur Keuangan BRI Haru Koesmahargyo, Selasa (12/7).
Haru menjelaskan, nantinya dana dari tax amnesty tersebut akan dialirkan ke aset finansial dan non finansial, antara lain properti, penempatan langsung, dan saham. Sementara, sisanya akan dialihkan ke produk perbankan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain itu kami juga punya produk asuransi, seperti unit link dan asuransi jiwa, jadi tidak hanya bank," ungkapnya.
"Dua itu kan bukan produk kami, tapi nanti bisa lewat kami juga," ujarnya.
Selain menyiapkan produk investasi, BRI juga tengah menyiapkan karyawan-karyawannya dengan memberikan edukasi terkait produk investasi yang dapat dimasuki dana repatriasi.
Manajemen BRI menurutnya juga terus berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk melakukan pendampingan selama dana repatriasi tax amnesty masuk ke BRI. (gen)