Ferry menjelaskan dirinya dipanggil untuk melihat di mana saja lahan-lahan yang sekiranya tersedia untuk ditanami bahan pangan, seperti jagung dan tebu. Untuk jumlahnya, Ferry mengatakan itu semua tergantung pada kebutuhan dari pihak perusahaan.
"Ada beberapa penambahan lahan untuk tebu dan itu kami harus siapkan," kata Ferry, Rabu (13/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amran menyebut saat ini kapasitas produksi gula dari setiap pabrik yang dioperasikan perusahaan-perusahaan tersebut belum maksimal akibat keterbatasan pasokan bahan baku. Untuk itu pemerintah mengusahakan untuk memberikan lahan kepada mereka.
"Kami akan upayakan dan Pak Presiden menunggu hasil lokasinya dalam dua pekan," kata Amran.
Setali tiga uang dengan dua koleganya yang lain, Siti Nurbaya mengungkapkan ketersediaan lahan tersebut dibutuhkan untuk menjamin kesejahteraan masyarakat. Selain itu, dengan adanya lahan untuk menanam bahan pokok bisa mengurangi impor gula dan jagung dari luar negeri.
"Kami sudah siapkan lahan dan sudah ada skemanya," kata Siti.
Untuk merealisasikan hasil pembicaraan tersebut, tiga menteri yang tadi dipanggil Jokowi akan melakukan rapat koordinasi pada Senin (18/7) pekan depan. (gen)