Seperti dilansir Reuters, harga saham Microsoft melonjak 5,3 persen setelah raksasa software tersebut mencatat pertumbuhan tajam dalam bisnis komputasi awan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sepertinya bagian lemah dari pasar mulai setidaknya mencoba dan mengikuti bagian yang lebih kuat. Benar-benar belum ada aksi jual besar di yang menjadi pemenang besar ke titik ini," kata Rick Meckler, presiden LibertyView Capital di Jersey City, New Jersey.
Sementara indeks S&P 500 naik 9,24 poin atau 0,43 persen ke angka 2.173,02 dan Nasdaq Composite menguat 53,56 poin atau 1,06 persen, ke 5.089,93.
Sektor teknologi memimpin, dan enam dari 10 besar sektor S&P ditutup lebih tinggi, dengan sektor utilitas dan barang konsumsi menjadi pemberat terbesar.
Baru-baru ini, rekor penguatan yang telah mendorong S&P 500 naik lebih dari 6 persen tahun ini telah datang meskipun terdapat kekhawatiran tentang ketidakstabilan global yang keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa.
"Orang-orang mengatakan mereka tidak ingin berinvestasi di Eropa, mereka tidak ingin berinvestasi di Amerika Latin, mereka tidak ingin berinvestasi di Asia. Secara default, pasar AS semakin banyak modal asing," kata Jake Dollarhide, CEO Longbow Asset Management di Tulsa, Oklahoma.