"Pengalaman dulu-dulu dengan penurunan BI rate sebanyak itu, penurunan bunga kredit bisa sampai 100 persen. Biasanya dalam akhir tahun baru akan mendekati penurunan BI rate," jelas Juda, Kamis (21/7).
Oleh karena itu, BI memproyeksi penurunan suku bunga kredit masih akan terus terjadi di semester II. Juda mengakui akselerasi penurunan suku bunga kredit, baik untuk kredit baru maupun lama, tidak akan bisa mengikuti besaran penurunan BI rate.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak bisa secepat itu, karena perbankan sudah punya komitmen dengan kredit-kredit yang lama dan berapa dia harus bayar dana. Itu semua harus disesuaikan. Ini namanya weighted average," jelasnya.
BI memandang sistem keuangan juga cukup stabil. Hingga Mei 2016 rasio kecukupan modal (CAR) tercatat mencapai 22,2 persen sementara rasio kredit bermasalah (NPL) gross tercatat mencapai 3,1 persen gross dan NPL nett mencapai 1,5 persen. (gen)