Saat ini, BI rate masih berada pada level 6,5 persen, sedangkan BI 7 day repo rate 5,25 persen atau setara dengan suku bunga operasi moneter tujuh hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mesipun baik bagi penurunan suku bunga, Rohan menilai implementasi ini perlu dibarengi dengan likuiditas yang mumpuni. Karena menurutnya, saat ini likuiditas perbankan nasional yang terbaca melalui rasio utang terhadap Dana Pihak Ketiga (Loan-to-Deposit Ratio/LDR) sudah mencapai 90 persen atau ruang untuk melakukan pembiayaan semakin sedikit.
Karenanya, Rohan berharap kebijakan pengampunan pajak (tax amnesty) bisa membawa dana yang besar ke perbankan nasional sehingga likuiditas bisa ikut meningkat. Bahkan, lanjutnya, dengan meningkatnya likuiditas, seharusnya bunga bisa menurun dengan sendirinya.
"Makanya tax amnesty sebenarnya bisa membawa dana yang besar. Makanya kami, dari Bank Mandiri sedang berjualan instrumen penampung dana tax amnesty melalui obligasi senilai Rp5 triliun, Efek Beragun Aset (EBA), Negotiable Certificate of Deposit (NCD), dan sudah siapkan gateway luar negeri di Singapura, Hongkong, hingga Shanghai," jelasnya.