Analis Utama Fitch, Hasira De Silva menjelaskan, obligasi global dalam instrumen notes ini akan diterbitkan oleh anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki Lippo, Theta Capital Pte Ltd, dan dijamin oleh perseroan dan anak usahanya.
"Notes tersebut dinilai pada tingkat yang sama seperti rating Lippo karena mewakili obligasi yang tanpa syarat, tanpa jaminan kewajiban perusahaan. Peringkat final pada notes bergantung pada diterimanya dokumen akhir sesuai dengan informasi yang telah diterima," jelasnya dalam keterangan resmi, dikutip Senin (8/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasira menambahkan, pra penjualan Lippo melambat. Lippo hanya mencatat pra penjualan Rp328 miliar properti perumahan pada kuartal I 2016, penurunan tajam dari Rp1,4 triliun di periode yang sama 2015.
Lebih lanjut, ia memprediksi Lippo untuk menyuntikkan modal senilai Rp1,7 triliun untuk portofolio mal dan rumah sakit serta Real Estate Investment Trust (REIT) yang terdaftar di Singapura pada tahun 2016, walaupun sudah ada beberapa penundaan dalam proses ini juga.
"Lippo memiliki fleksibilitas yang signifikan untuk menunda belanja modal selama masa presales lemah, yang mendukung penilaian tersebut," katanya.
"Fitch percaya bahwa ini akan memungkinkan Lippo untuk menghemat arus kas dan mengelola leverage dalam parameter rating pada 2016," jelasnya. (gir)