Berdasarkan publikasi resmi dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) selaku pencatat efek, Astra Otoparts bakal menerbitkan MTN dalam dua seri. Yang pertama adalah MTN Astra Otoparts Tahun 2016 Seri A dengan jumlah pokok Rp450 miliar dengan kupon 8,3 persen per tahun dan jatuh tempo pada 16 Agustus 2017.
Kedua, MTN Astra Otoparts Tahun 2016 Seri B dengan jumlah pokok Rp350 miliar dengan kupon 9 persen per tahun dan jatuh tempo pada 11 Agustus 2019 atau memiliki tenor pinjaman hingga tiga tahun. Dua seri MTN ini akan memperoleh pembayaran bunga setiap tiga bulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Sehubungan dengan hal tersebut, maka transaksi pemindahbukuan atas MTN tersebut sudah dapat dilakukan antar Pemegang Rekening di KSEI setelah selesainya distribusi MTN secara elektronik,” jelasnya dalam publikasi resmi, dikutip Rabu (10/8).
“Untuk ketertiban administrasi pemisahan aset nasabah dan aset Pemegang Rekening, sesuai
peraturan KSEI tentang Jasa Kustodian diharapkan kepada Pemegang Rekening KSEI agar
segera membukakan sub rekening bagi masing-masing nasabahnya,” imbuh Syafruddin.
Sebelumnya, lembaga pemeringkat, Fitch Ratings Indonesia menetapkan peringkat AA-(idn) untuk MTN yang bakal diterbitkan anak usaha Grup Astra ini. Peringkat tersebut sama dengan rating nasional jangka panjang Astra Otoparts
“MTN yang akan diterbitkan diperingkat setara dengan peringkat nasional jangka panjang Astra Otoparts, karena MTN tersebut merupakan utang senior tanpa jaminan, dimana tingkat utang dengan jaminan perusahaan tergolong rendah dibandingkan dengan laba sebelum bunga, pajak dan depresiasi, penipisan dan amortisasi-nya,” jelas Robin. (gir)