Kepala BKPM, Thomas Lembong menjelaskan, dukungan kepada investasi industri hulu penting mengingat hasil produksinya bisa digunakan di berbagai lini industri hilir. Ia mencontohkan manfaat barang-barang yang diproduksi dari industri petrokimia serta baja.
"Industri dasar ini akar, kalau tidak disalurkan, produksi industri hilir kami akan sulit bersaing. Masa iya, baja saja hingga petrokimia semuanya kita impor? Namun di sisi lain, investasi ini padat modal dan ultra panjang makanya butuh dukungan khusus, utamanya bagi investasi dalam negeri," jelas Thomas di Cilegon, Senin (22/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Memang perekonomian Indonesia harus dibuka, namun tentu ada beberapa yang perlu dilindungi. Hitungan kasarnya sih harusnya hanya dua per tiga sektor perekonomian saja yang terbuka dengan bebas. Sisa sepertiganya, tentu saja harus dilindungi bagi investasi dalam negeri, apalagi industri hulu," lanjutnya.
"Kami adalah fasilitator dan membantu selesaikan kendala yang ada, utamanya di izin persyaratan. Namun, peran utama ada di kebijakan ekonomi yang terpadu lintas sektor, seperti perdagangan, perindustrian, hingga pemerintah daerah," imbuhnya.
Lihat juga:Outlook Ekonomi Indonesia 2016 |