Direktur Utama PGE Irfan Zainuddin menjelaskan, tiga eksplorasi itu terdiri dari dua aktivitas survei dan satu pengeboran. Pelaksanaan survei akan dilakukan di Gunung Lawu dan Seulawah Agam, sementara pengeboran akan dilakukan di Bukit Daun, Bengkulu.
Sebagai informasi, WK Seulawah Agam dan Gunung Lawu masing-masing memiliki potensi panas bumi mencapai 165 Megawatt (MW) dan 195 MW. Sementara itu, proyek Bukit Daun direncanakan memiliki kapasitas sebesar 110 MW.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati demikian, ia tak merinci beberapa proyek yang sudah memasuki fase Commision on Date (CoD) pada tahun depan, meski kapasitas terpasang perusahaan akan bertambah 75 MW di tahun 2017. Ia hanya menyebut proyek Ulu Belu unit 4 yang sekiranya bisa beroperasi pada tahun depan.
"Di Lahendong sendiri ada dua unit, di mana satu unit beroperasi di bulan September dan satu unit lagi mudah-mudahan selesai di bulan Desember. Harapannya, akhir tahun ini di Karaha bisa selesai 33 MW," terang Irfan.
"Banyak sekali yang berminat, bukan hanya Pertamina. Jadi tidak tahu kapan proses data room ini selesai," tambahnya.
Sebagai informasi, kapasitas terpasang PGE mencapai 437 MW hingga akhir 2015. Hingga akhir tahun, perusahaan menargetkan kapasitas terpasang sebesar 607 MW, atau bertambah 172 MW dibandingkan tahun sebelumnya.