Vincentius Susanto, Sekretaris Perusahaan Paramita Bangun Sarana mengungkapkan, melalui IPO ini perusahaan menawarkan harga saham perdana di kisaran antara Rp1.100-Rp1.300 per lembar.
Ia menjelaskan, sekitar 40 persen dana yang dihasilkan dari gelaran tersebut akan digunakan untuk modal kerja, sedangkan 35 persen digunakan untuk pengembangan usaha.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Proyek pertama perusahaan dalam bidang industri kelapa sawit adalah proyek pembangunan bulking station di Bagendang, Kalimantan Tengah dengan kapasitas 13 ribu metric ton (MT)," jelasnya.
Perusahaan menargetkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat diperoleh pada 14 September 2016 dan masa penawaran umum akan dilangsungkan pada 16 September-20 September 2016. Sementara, pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) direncanakan pada 27 September.