Forum Nasional yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR ini bertajuk Perubahan Paradigma Investasi Infrastruktur dan akan diselenggarakan pada Rabu, 7 September 2016 mendatang.
"Kami mengadakan forum tersebut, karena kami berharap pihak swasta bisa membantu kekurangan financial gap pendanaan infrastruktur. Kementerian PUPR mengajak semua stakeholder potensial agar mereka semakin yakin dan percaya untuk berinvestasi di Indonesia," kata Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Yusud Toyib, Jumat (2/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Data Bappenas dalam RPJMN 2015-2019 menyebutkan kebutuhan pendanaan infrastruktur prioritas mencapai Rp4.796 triliun dengan kebutuhan pendanaan infrastruktur bidang ke-PUPR-an sebesar Rp1.915 triliun. Sementara, total anggaran pendanaan APBN yang tersedia di Kementerian PUPR sebesar Rp1.289 triliun sehingga masih terdapat kekurangan Rp626 triliun.
Direktorat Bina Investasi Infrastruktur bersama Ditjen Bina Konstruksi Kementerian PUT pun sedang menyusun pemusatan KPBU yang nantinya akan berperan sebagai Public Private Partnership (PPP) Center.
PPP Center ini akan menjadi pusat informasi dan interaksi antara investor dan pemerintah dalam mewujudkan skema KPBU khusus kerja sama bidang infrastruktur. (bir/gen)