Setelah sebelumnya dilakukan di Singapura dan Hong Kong, kali ini sosialisasi amnesti pajak dilakukan di London, Inggris, sebagai bagian dari kegiatan Indonesia Business Outlook. Acara ini dihadiri oleh sekitar 100 orang Pengusaha dan Masyarakat Indonesia di London dan sekitarnya.
Dikutip dari keterangan resmi Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu, Kamis (8/9), Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D. Hadad dalam sambutannya menyampaikan tentang perkembangan perekonomian Indonesia dan optimisme pertumbuhan ekonomi Indonesia yang lebih baik dibandingkan dengan sekitarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Muliaman juga menyampaikan bahwa progam amnesti pajak adalah awal terbangunnya kebijakan perpajakan yang lebih sehat di Indonesia. Hal itu menjadi katalis bagi pemerintah yang akan melakukan perombakan menyeluruh dan menjadikan Indonesia negara yang lebih menarik di masa yang akan datang.
Di tempat yang sama, Duta Besar Repubik Indonesia untuk Inggris dan Irlandia, Rizal Sukma mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan amnesti pajak dengan sebaik-baiknya dan ikut berperan serta dalam upaya mewujudkan apa yang sudah ditargetkan oleh pemerintah untuk pembangunan infrastruktur, peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan Sumber Daya Manusia melalui program Amnesti Pajak.
Sebagai bentuk dukungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat di London dan sekitarnya untuk memanfaatkan Amnesti Pajak, KBRI di London membuka layanan perpajakan yang meliputi layanan e-registration untuk memperoleh NPWP, e-filing untuk pelaporan SPT Tahunan PPh, dan penerimaan surat pernyataan dan konsultasi Amnesti Pajak.
Di samping layanan tersebut, KBRI di London juga membuka layanan konsultasi melalui telepon di nomor +447455819489 dan juga melayani konsultasi melalui surat elektronik (email) di alamat [email protected]. (gen)