Selain itu, perusahaan setrum yang dipimpin Sofyan Basir juga memperoleh tambahan Kredit Modal Kerja (KMK) talangan subsidi 2016 menjadi sebesar maksimum Rp 20 Triliun.
“Dukungan dana ini diberikan guna memenuhi kebutuhan investasi kelistrikan tanah air dan memperkuat arus kas PLN terkait pembayaran energi primer,” kata Direktur Utama PLN Sofyan Basir, Jumat (9/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Sedangkan upsize KMK yang semula sebesar Rp15 Triliun menjadi Rp20 Triliun digunakan untuk memperkuat arus kas PLN terkait kebutuhan modal kerja untuk pembayaran energi primer,” jelas Sofyan.
Perjanjian pinjaman tersebut ditandatangani oleh Sofyan Basir, Direktur Utama BNI Achmad Baiquni, Direktur Utama BRI Asmawi Syam, dan Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo di kantor Kementerian BUMN, disaksikan Menteri BUMN Rini Soemarno. (gen)