Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo mengatakan, pemangkasan ini dilakukan karena realisasi penyaluran subsidi bunga KUR tahun ini belum optimal. Tengok saja, realisasinya sampai hari ini baru sekitar Rp1,5 triliun.
"Yang, kami kejar sekitar Rp2 triliun sampai Rp3 triliun. Jadi, outlook-nya sekitar separuhnya Rp5 triliun untuk tahun ini," ujarnya di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jumat (16/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kendati subsidi bunga KUR dipangkas, Mardiasmo memastikan program penyaluran KUR tetap akan berjalan. Bahkan, pemerintah berencana menambah tebal penyaluran KUR tahun depan. Untuk merealisasikan hal itu, pemerintah sedang mengkaji kriteria koperasi untuk didapuk menjadi penyalur KUR.
Untuk memastikannya, Kemenkeu meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan tinjauan berikutnya terhadap koperasi.
"Ini kami coba, tapi kami minta OJK untuk melihat koperasi, melihat lembaga ini ke depan nya, akan sehat atau tidak," pungkasnya. (bir)