Direktur Retail Banking Bank Permata Bianto Surodjo menyebut, pelonggaran kebijakan moneter yang dilakukan oleh bank sentral memberikan keluwesan bagi perbankan untuk menurunkan biaya dana (cost of fund) yang dihimpun oleh bank.
Kondisi tersebut memberikan kemudahan bagi Bank Permata untuk mematok bunga rendah untuk produk KPR, Bianto menyebut bunga beberapa tenor KPR bahkan sudah di bawah 8 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bianto mengatakan, penurunan suku bunga simpanan selalu diikuti dengan penurunan bunga kredit. Namun,hal tersebut harus disesuaikan dengan profil maturity atau jatuh tempo yang berbeda beda, sehingga kecepatan penurunan bunga juga berbeda.
Jika menilik data Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) yang ditawarkan Bank Permata, maka sampai akhir Agustus 2016 tercatat suku bunga KPR Bank Permata adalah sebesar 11,25 persen.
Bank Permata pun memasang target pertumbuhan KPR cukup konservatif tahun ini. Bianto memproyeksi pertumbuhan KPR tahun tidak akan mencapai dua digit.
"Namun secara bertahap pasti akan ada, LTV akan membangkitkan permintaan properti sehingga berangsur-angsur membaik," jelasnya. (gir/ags)