Operation Area Manager Domestic Gas Pertamina Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara, Nyoman Sumarjaya di Denpasar, Minggu, menjelasan bahwa program itu sebagai salah satu bentuk mengurangi jumlah subsidi yang dikeluarkan pemerintah di sektor energi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mekanisme penukaran, kata dia, dilakukan dengan menukarkan dua tabung elpiji berukuran melon itu dengan satu tabung bright gas 5,5 kilogram dengan tambahan konsumen membayar ke agen Rp99.500.
Adanya program tersebut lebih dikhususkan bagi masyarakat yang dinilai mampu secara ekonomi namun menggunakan elpiji subsidi yang lebih pas digunakan oleh masyarakat miskin.
Pertamina, lanjut dia, kini mempermudah distribusi bright gas yang sudah bisa didapatkan di 16 agen dan 46 SPBU yang tersebar di Bali serta juga tersedia di 221 toko modern indomaret di Denpasar, Badung, Gianyar dan Tabanan.
Selama periode Agustus hingga September 2016, pihaknya telah mendistribusikan 7.000 tabung bright gas di Bali. (tyo)